Home / BERITA / Unjuk Rasa Serikat Rakyat Miskin Indonesia Mendapatkan Pengamanan dari Jajaran Polres Magelang

Unjuk Rasa Serikat Rakyat Miskin Indonesia Mendapatkan Pengamanan dari Jajaran Polres Magelang

Unra SRMI

Polresmagelang.info  MUNGKID  –  Jajaran Polres Magelang Polda Jateng bersama dengan Satpol PP Kabupaten Magelang telah melaksanakan pengamanan kegiatan Unjuk Rasa Serikat Rakyat Miskin Indonesia (SRMI) agenda menuntut dibubarkanya BPJS., dilangsungkan di Pendopo Bupati Kabupaten Magelang , Rabu,29/1/2020.

Pengamanan dipimpin lansung oleh Kabag Ops Polres Magelang AKBP Ngadisa, dan bertindak selaku perwira pengendali AKP Ahdi,SH.MH Kapolsek Mungkid dengan meibatkan sebanyak 100 personil.

Selaku Korlap Wahyu Sukma Hadi mengatakan bahwa SRMI melakukan kegiatan aksi ini untuk memberikan solusi kepada pemerintah agar kesehatan dapat dinikmatin oleh rakyat tanpa mengeluarkan biaya sesuai konstitusi.

Kami menuntut agar BPJS dibubarkan dan  mewujudkan Jamkesrata (Jaminan Kesehatan Rakyat Semesta), dan Perjuangan kita merupakan perjuangan tanpa pamrih “ katanya.

“ Kondisi BPJS defisit sedangkan rakyat setiap bulan membayar BPJS, sedangkan Pegawai BPJS mendapatkan gaji yang besar, sedangkan laporan pendapatan BPJS mengalami kerugian, hal tersebut tidak bisa dinalar, Maka kami DPK – SRMI Kab. Magelang menyerukan agar BPJS dibubarkan” imbuhnya.

Setelah penyampaian orasi di depan Pendopo Kabupaten Magelang perwakilan pengunjuk rasa diterima di Gedung Cemerlang oleh  Asisten II Pemda Kab. Magelang Agung Trijaya, SH. MH,  Kepala BPJS Kesehatan Magelang dr. Dyah Miyanti, AAAK,  Wakapolres Magelang Kompol Eko Mardiyanto, SH

Kasat Intelkam Polres Magelang AKP Suprijanto, SH dan SKPD terkait, guna melakukan audensi.

Kaitanya dengan pengamanan Kabag Ops Polres Magelang AKBP Ngadisa mengatakan dalam kegiatan ini Polri memberikan pengamanan, agar pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum ini berjalan lancar dan aman, mengingat penyampaian pendapat dimuka umum ( Unjuk Rasa ) dilindungi oleh undang undang, sehingga Polisi tidak melarang namun mengamankanya, katanya.

Editor Wahyu