Home / BERITA / Mensikapi Kinerja Pemerintahan Joko Widodo oleh Komunitas PMII Cabang Magelang

Mensikapi Kinerja Pemerintahan Joko Widodo oleh Komunitas PMII Cabang Magelang

982cc53e-c7f4-4e39-9ed2-7bef8fbb0786

polresmagelang.info MUNGKID – Aksi Damai Mensikapi Kinerja Pemerintahan Joko Widodo oleh Komunitas PMII Cabang Magelang yang bertempat di Bundaran Tugu Soekarno Hatta SP3 Karet Kelurahan Mendut Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang.

Aksi Damai diikuti kurang lebih 70 orang dengan menggelar aksi penyampaian orasi dan treatikal serta membentangkan berbagai poster dan bendera PMII ,Minggu, (8/3/2020)

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif  dengan mendapatkan pengawalan dan pengamanan dari Jajaran Kepolisian Polres Magelang Polda Jateng di Pimpin oleh Perwira Pengendali Lapangan Kapolsek Mungkid AKP Adhi SH.MH.

Pemerintahan Jokowi dan Maruf Amin mempunyai orientasi pada Indonesia yaitu Papan Sandang Pangan tapi tidak ada buktinya sampai detik ini, Pendidikan yang setiap tahun berganti kurikulum tapi masih banyak anak anak yang terlantar tidak bisa mengikuti pendidikan.sebagaimana janji mereka untuk memajukan pendidikan di Indonesia, ujar Amir Nyatta sekertaris PMII Magelang Raya dalam mengawali orasinya.

“Mereka hanya menguras keringat rakyat untuk kepentingan Kantong mereka sendiri. Kita PMII terlahir berpendidikan untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Bagaimana tentang RUU Omnibus Law yang tidak sesuai dengan Kebutuhan Negara kita tercinta” imbuhnya.

Sementara orasi lain dari salah satu perwakilan mahasiswa mengatakan Kita bisa Lihat bagaiman kinerja pemerintah sekarang. Hanya mementingkan kepentingan perut mereka masing- masing, katanya.

“Kita itu lahir dari rahim yang sama kita harus bersatu menumpas apa yang harus kita tumpas. Kita harus menolak RUU Baru yaitu Kita harus menolak Omnibus Law. Kita menuntut segera menetapkan RUU BKN” tegasnya.

Negri ini adalah milik kita bukan milik investor maka kita harus bersatu tolak RUU Omnibus Law yg hanya mmperkaya para pengusaha para investor dan pejabat kita harus bela rakyat .

“Negeri ini milik rakyat kita harus selamatkan negri ini dari pemimpin yang salah pemimpin yang tidak memikirkan rakyatnya Marilah kita berjuang” sambil disabut pekikan PMII Jaya.

Sementara tulisan di berbagai poster diantaranya benbunyi PMII Magelang Mempertanyakan Kinerja Jokowi,  Negara Sakit Pemerintah Cari Duit, Negara ini Bukan Milik Investor,  Aku ♥ Indonesia, Keadilan Telah Mati, Hancurkan Oligarki, Tolak RUU Omnibus Law, Komensialisasi Pendidikan, Lihatlah dan Bukalah Mata Kecilmu dan Dari Rakyat oleh Rakyat bukan untuk Pejabat.

Sementara tuntutan dari para mahasisa dibacakan oleh Sdr. Awan Nul Kosasi antara lain :

  1. Kabinet Indonesia Maju dibersihkan dari kepentingan pribadi ataupun golongan dalam setiap pengambilan kebijakan
  2. Mengganti Ujian Nasional dengan AKM di SD, SMP dan SMA atau sederajarnya,
  3. Merancang kurikulum pendidikan berkelanjutan,
  4. Pemerataan kualitas pengajar, sarana prasana pada system zonasi sekolah,
  5. Menolak penghapusan guru honorer
  6. Menolak RUU Omnibus Law
  7. Revolusi Pembiayaan infrasuktur dengan pengelolahan sumber daya secara mandiri
  8. Pembangunan infrastruktur yang dinamis untuk pemberdayaan masyarakat bukan untuk investor atau kaum elit.

Selesai orasi dilanjutkan Treatikal dari perwakilan mahasiswa, dan usia aksi perserta dengan tertib meninggalkan lokasi simpang Tiga Tugu Soekarno Hatta, kembali ke rumahnya masing masing.

Kami dari jajaran Kepolisian dalam kesempatan ini bertugas untuk mengamankan sebagai wujud sebagai pelayanan kepada masyarakat, dan penyampaian pendapat di muka umum dilindungi oleh Undang undang, selama aksi jangan sampai terjadi tindakan anarkis, terang Kabag Ops AKP Maryadi SH, ketika memantau langsung kegiatan tersebut.

Editor Wahyu